Korban Kerusuhan di Wamena Mendapat Ucapan Belasungkawa dari Jokowi



Akibat kerusuhan yang terjadi di Wamena, Papua menyebabkan korban meninggal dunia sebanyak 33 orang. Mengenai hal tersebut Presiden Joko Widodo menyampaikan ungkapan belasungkawa pada semua akun media sosial yang dimilikinya.

"Kita semua tentu mengikuti perkembangan berita tentang Wamena. Saya menyampaikan dukacita yang mendalam atas meninggalnya 33 orang warga dalam peristiwa kekerasan di sana. Kejadian ini bukanlah konflik bernuansa etnis tapi penyerangan oleh kelompok kriminal bersenjata ke warga tak berdosa di permukiman, dan melakukan pembakaran rumah-rumah penduduk," kata Jokowi di Instagram dikutip AKURAT.CO, Selasa (1/10/2019).


Lihat postingan ini di Instagram

Selamat sore. Kita semua tentu mengikuti perkembangan berita tentang Wamena. Saya menyampaikan dukacita yang mendalam atas meninggalnya 33 orang warga dalam peristiwa kekerasan di sana. Kejadian ini bukanlah konflik bernuansa etnis tapi penyerangan oleh kelompok kriminal bersenjata ke warga tak berdosa di permukiman, dan melakukan pembakaran rumah-rumah penduduk. Perlu saya sampaikan bahwa aparat keamanan telah bekerja keras untuk melindungi semua warga. Polisi telah menangkap beberapa tersangka pembunuhan dan pembakaran di Wamena itu. Saya pun sudah memerintahkan kepada Menkopolhukam, jajaran TNI dan Polri, untuk mengejar perusuh-perusuh yang belum tertangkap. Kepala Suku Lembah Baliem di Wamena juga telah mengajak, mengimbau seluruh warga untuk tidak mengungsi keluar Wamena. Seluruh masyarakat agar tetap tenang, menahan diri, menghindari provokasi-provokasi dan fitnah-fitnah seperti yang kita baca di media sosial yang begitu banyak, dengan berbagai isu yang berkembang. Terima kasih.
Sebuah kiriman dibagikan oleh Joko Widodo (@jokowi) pada

Untuk sampai saat ini, aparat keamanan ditegaskan oleh orang nomor satu di Indonesia itu untuk terus bekerja keras guna melindungi semua warga, dan juga termasuk polisi ungkapnya sudah menangkap beberapa tersangka yang membunuh dan pembakaran di Wamena, Papua.

"Saya pun sudah memerintahkan kepada Menkopolhukam, jajaran TNI dan Polri, untuk mengejar perusuh-perusuh yang belum tertangkap. Kepala Suku Lembah Baliem di Wamena juga telah mengajak, mengimbau seluruh warga untuk tidak mengungsi keluar Wamena," tutur Jokowi.


Selain itu, Jokowi mengimbau masyrakat agar tetap tenang dan menahan diri. "Menghindari provokasi-provokasi dan fitnah-fitnah seperti yang kita baca di media sosial yang begitu banyak, dengan berbagai isu yang berkembang," tutur dia.

Terlebih lagi Gubernur Papua, Lukas Enembe sangat menyesalkan dengan kejadian yang terjadi di Wamena, Kabupaten Jayawijaya, Papua. Karena, diketahui kerusuhan yang terjadi semakin meningkat.

"Beliau berharap agar perantau minang yang ada di Papua khususnya Wamena agar tidak meninggalkan Papua. TNI-Polri bersama Pemerintah Provinsi Papua bekerjasama untuk segera memulihkan keadaan Wamena demi keamanan, kenyamanan dan kedamaian bagi warga Indonesia yang ada disana dengan meningkatkan pengamanan," tutur Wakil Gubernur Sumatera Barat Nasrul Abit usai bertemu Lukas Enembe.

Comments

Popular posts from this blog

Pengoperasian Pesawat Boeing 737 MAX 8 dihentikan oleh Lion Air

Sudah Lama Dekat, Tetapi Dul Belum Mendapatkan Cinta Aaliyah

Fakta Tentang Kopi